Vol. 1 No. 1 Juli (2025): Jurnal Kajian Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Strategis
Articles

Ekonomi Inklusif dan UMKM Hijau Sinergi Keuangan Berkelanjutan dan Kebijakan Lokal Menuju Indonesia Emas 2045

Dimas Cokro Buwono
UIN Sayyid Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Published 2025-06-28

Abstract

Transformasi ekonomi global menuntut Indonesia untuk mengadopsi pendekatan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga berkeadilan dan berkelanjutan. Dalam konteks ini, UMKM hijau dipandang sebagai aktor penting yang mampu menyelaraskan aktivitas ekonomi dengan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan serta merumuskan strategi optimal dalam penguatan peran UMKM hijau guna mendukung pembangunan ekonomi yang adil, berkelanjutan, dan merata menjelang Indonesia Emas 2045. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, kebijakan pemerintah, laporan lembaga keuangan, dan publikasi akademik terkait UMKM hijau, keuangan berkelanjutan, dan ekonomi inklusif. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama UMKM hijau meliputi rendahnya literasi lingkungan, keterbatasan akses pembiayaan hijau, minimnya dukungan kebijakan lokal, serta kendala infrastruktur dan pemasaran. Untuk mengatasinya, strategi yang direkomendasikan meliputi peningkatan kapasitas pelaku UMKM, penyediaan pembiayaan hijau inklusif, digitalisasi usaha kecil, dan pembentukan ekosistem pasar hijau. Keseluruhan hasil menegaskan bahwa penguatan UMKM hijau adalah langkah krusial untuk mencapai ekonomi inklusif dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.