Published 2025-06-28
Copyright (c) 2025 Candra Dwi Aprida (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Abstract
Konflik antara Iran dan Israel di kawasan Timur Tengah telah menjadi isu geopolitik yang tidak hanya berdampak pada keamanan regional, tetapi juga memberikan pengaruh signifikan terhadap kestabilan ekonomi global. Ketegangan yang terjadi memicu fluktuasi harga energi, ketidakstabilan pasar keuangan, serta gangguan terhadap rantai pasok internasional yang pada akhirnya memengaruhi perekonomian berbagai negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak utama dari konflik Iran-Israel terhadap indikator-indikator ekonomi global seperti harga minyak, pasar modal, dan distribusi logistik internasional, serta mengevaluasi respons dari negara-negara dan lembaga internasional dalam upaya mitigasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, dengan mengkaji berbagai sumber akademik, laporan internasional, dan data ekonomi terbaru yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik ini berdampak langsung pada inflasi global, pelemahan nilai tukar di negara berkembang, serta tekanan terhadap stabilitas pasokan energi dunia. Respons internasional yang meliputi diversifikasi energi, diplomasi multilateral, dan kebijakan stabilisasi pasar menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan ekonomi global.